Sorotan Baru Seputar Umkm Mustahik yang Menarik Perhatian

umkm mustahik - ilustrasi berita Sorotan Baru Seputar Umkm Mustahik yang Menarik Perhatian

Sebanyak 57 UMKM mustahik di Tangerang Selatan menerima pendampingan yang dirancang untuk meningkatkan pengelolaan usaha sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital. Program ini dijalankan melalui Hibah BIMA dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat (PMP) Tahun 2026 dan menyasar pelaku usaha mikro dari kalangan mustahik.

umkm mustahik - ilustrasi berita Sorotan Baru Seputar Umkm Mustahik yang Menarik Perhatian

Pendampingan tersebut dilaksanakan dalam bentuk kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Universitas Bhakti Asih Tangerang (UNIBANG), serta LAZ Al-Aqsha Delatinos. Kegiatan itu dimulai pada Mei 2026 dan menempatkan fokus pada peningkatan kapasitas pengelolaan usaha berbasis kebutuhan lokal.

Pendekatan program terhadap UMKM mustahik

Program ini dirancang dengan pendekatan yang menempatkan kesejahteraan peserta sebagai prioritas. Tim pelaksana melakukan pendampingan yang bersifat pembinaan dan pendampingan teknis agar pelaku usaha memahami langkah-langkah dasar dalam mengelola usaha secara lebih terstruktur. Pendekatan tersebut menekankan pentingnya tata kelola usaha yang berkelanjutan bagi mustahik.

Peran lembaga dalam kolaborasi

Kolaborasi antarinstansi menjadi tulang punggung pelaksanaan kegiatan. Kemdiktisaintek menyediakan kerangka program melalui skema Hibah BIMA PMP 2026, sementara Universitas Bhakti Asih Tangerang mengambil peran dalam pelaksanaan teknis dan pengorganisasian program di lapangan. LAZ Al-Aqsha Delatinos berkontribusi dalam menjembatani akses komunitas mustahik dengan sumber daya yang tersedia.

Tujuan peningkatan pengelolaan usaha dan teknologi

Fokus utama program adalah memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam mengelola operasional usaha serta mendorong pemanfaatan teknologi digital yang sesuai kebutuhan. Dengan intervensi ini, diharapkan pelaku usaha dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan, memperbaiki pencatatan sederhana, serta memanfaatkan sarana digital untuk mengembangkan usaha secara bertahap.

Dampak yang diharapkan bagi pelaku usaha

Pendampingan diharapkan menghasilkan perubahan nyata pada praktik pengelolaan usaha para peserta. Manfaat yang diupayakan antara lain peningkatan kemampuan pengelolaan sehari-hari, pemahaman atas manfaat teknologi digital, dan kesiapan untuk memanfaatkan peluang yang muncul dari transformasi digital. Bagi kelompok mustahik, peningkatan kapabilitas ini juga diharapkan mendorong kemandirian ekonomi.

Kelanjutan dan monitoring program

Untuk memastikan efektivitas, pelaksanaan kegiatan dilengkapi dengan mekanisme monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh tim pelaksana. Pengukuran hasil menjadi bagian dari proses agar intervensi dapat disesuaikan jika diperlukan dan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta dalam jangka menengah. Pendampingan yang dimulai pada Mei 2026 menjadi langkah awal dalam rangkaian kegiatan yang lebih luas.

Melalui inisiatif ini, 57 UMKM mustahik di Tangerang Selatan mendapat kesempatan untuk memperkuat pondasi usaha mereka sambil mengeksplorasi manfaat teknologi. Kolaborasi antarinstansi diharapkan memperkuat akses dan dukungan bagi mustahik sehingga program memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan usaha mikro di wilayah tersebut.