Universitas Bakrie Dorong Siswa SMA Perkuat Keterampilan Komunikasi Digital

komunikasi digital - ilustrasi berita Universitas Bakrie Dorong Siswa SMA Perkuat Keterampilan Komunikasi Digital

Universitas Bakrie menggelar workshop bertajuk “Smart Ways to Make Smart Moves” yang ditujukan untuk membekali siswa sekolah menengah atas dengan keterampilan mengelola komunikasi digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Komunikasi Digital dan Sosiologi Media serta sekaligus program pengabdian kepada masyarakat.

komunikasi digital - ilustrasi berita Universitas Bakrie Dorong Siswa SMA Perkuat Keterampilan Komunikasi Digital

Program yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Ilmu Komunikasi itu menempatkan siswa SMA sebagai peserta utama. Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Dr. Prima Mulyasari Agustini, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberi gambaran dan pemahaman tentang perkembangan komunikasi digital serta implikasi sosialnya bagi pelajar.

Penguatan komunikasi digital bagi pelajar

Penyelenggaraan workshop ini menekankan penguatan kompetensi komunikasi digital di kalangan remaja. Dengan menghadapi ekosistem media yang terus berubah, pelajar diharapkan mampu membaca perubahan pola komunikasi, memilah informasi, dan menggunakan platform digital secara lebih bertanggung jawab. Fokus pada komunikasi digital juga relevan mengingat intensitas interaksi pelajar dengan media sosial dan berbagai kanal komunikasi daring.

Tujuan dan kaitan akademis

Workshop “Smart Ways to Make Smart Moves” dirancang sebagai perwujudan pembelajaran dari dua mata kuliah prodi Magister Ilmu Komunikasi, yakni Komunikasi Digital dan Sosiologi Media. Pendekatan ini menggabungkan aspek teknis pengelolaan pesan digital dengan perspektif sosiologis tentang bagaimana media membentuk wacana publik dan interaksi sosial. Selain transfer pengetahuan, kegiatan juga dimaksudkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui peningkatan kapasitas peserta didik.

Bentuk pelaksanaan kegiatan

Dalam pelaksanaannya, workshop menghadirkan rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memberi pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis terkait komunikasi digital. Materi dan diskusi mengacu pada kurikulum Komunikasi Digital dan Sosiologi Media, dengan tujuan menjembatani teori akademik dan kebutuhan nyata siswa dalam berinteraksi di ruang digital. Kegiatan ini membuka ruang bagi peserta untuk memahami dinamika media, etika komunikasi, serta cara menyikapi informasi di era digital.

Peran Program Magister Ilmu Komunikasi

Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie mengambil peran sentral dalam merancang dan menyelenggarakan workshop sebagai bagian dari kurikulum dan program pengabdian. Keterlibatan program studi menunjukkan upaya institusi pendidikan tinggi untuk menerjemahkan pembelajaran akademis menjadi aktivitas yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok pelajar yang sedang memasuki fase kritis perkembangan literasi media dan komunikasi.

Melalui inisiatif ini, program studi juga menyediakan wadah bagi dialog antara akademisi dan generasi muda. Pendekatan tersebut berpotensi membantu menjembatani kesenjangan antara teori kampus dan praktik komunikasi di kalangan pelajar, sehingga materi yang diajarkan dapat lebih mudah diserap dan diaplikasikan.

Harapan terhadap peserta dan tindak lanjut

Penyelenggara berharap para peserta dapat membawa pulang pengetahuan tentang pengelolaan komunikasi digital yang lebih matang serta kemampuan untuk menganalisis dampak sosial media. Harapan lainnya adalah munculnya kesadaran kritis terhadap informasi yang beredar dan penguatan etika berkomunikasi di ruang digital. Kegiatan ini juga membuka peluang bagi pengembangan program serupa sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam pengabdian masyarakat.

Dengan menempatkan siswa SMA sebagai fokus utama, Universitas Bakrie berupaya memperkuat kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital. Upaya ini diharapkan memberi kontribusi positif pada kemampuan literasi media dan membentuk kebiasaan komunikasi yang lebih bijak di kalangan pelajar.