KONI Terbitkan Buku tentang Sports Intelligence untuk Perkuat Pembinaan Atlet

sports intelligence - ilustrasi berita KONI Terbitkan Buku tentang Sports Intelligence untuk Perkuat Pembinaan Atlet

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat resmi meluncurkan sebuah buku bertema Sports Intelligence dalam acara bedah buku yang digelar di Auditorium Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Peluncuran ini dirancang untuk memperkenalkan konsep Sports Intelligence sebagai pendekatan baru dalam pembinaan olahraga.

sports intelligence - ilustrasi berita KONI Terbitkan Buku tentang Sports Intelligence untuk Perkuat Pembinaan Atlet

Menurut penyelenggara, Sports Intelligence menekankan pentingnya integrasi analisis data, pemanfaatan teknologi, dan perumusan strategi yang sistematis untuk mendukung peningkatan prestasi atlet. Pendekatan tersebut dinilai relevan sejalan dengan perkembangan olahraga di tingkat internasional.

Gagasan yang Muncul Sejak Awal Kepemimpinan

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyatakan bahwa ide penerbitan buku ini sudah ada sejak ia memimpin KONI pada 2019. Ia menilai transformasi dalam cara membina atlet menjadi kebutuhan, karena kemenangan dalam kompetisi tidak lagi hanya ditentukan oleh kemampuan fisik semata.

Marciano mengungkapkan harapannya agar materi dalam buku dapat menjadi acuan bagi pembina, pelatih, dan pengelola program olahraga di berbagai tingkatan untuk mulai mengadopsi pendekatan yang lebih berbasis data dan teknologi.

Peran Media dalam Kerangka Sports Intelligence

Dalam sambutannya, Marciano menekankan bahwa media mempunyai peran strategis dalam ekosistem Sports Intelligence. “Sejak awal, saya selalu menyampaikan bahwa media juga merupakan bagian dari Sports Intelligence karena memiliki jaringan luas untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan pembina olahraga,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjuk pada fungsi media bukan sekadar peliput pertandingan, tetapi juga sebagai sumber informasi yang dapat membantu analisis, pemetaan kekuatan lawan, serta penyebaran pengetahuan teknis yang relevan bagi tim pembina.

Isi Buku dan Tujuan Peluncuran

Buku yang diluncurkan berfokus pada konsep dan aplikasi Sports Intelligence dalam konteks pembinaan atlet. Materi yang disajikan menyoroti bagaimana analisis data dan teknologi dapat dipadukan dengan strategi latihan serta pengelolaan sumber daya untuk mencapai hasil yang lebih terukur.

Acara bedah buku di UNESA dimaksudkan untuk membuka dialog antara penulis, pembina, akademisi, dan praktisi olahraga terkait implementasi konsep tersebut di lapangan. Diskusi ini diharapkan mendorong adaptasi praktik yang lebih modern dalam program pembinaan olahraga.

Langkah Adaptasi Pembinaan di Era Baru

Para pembicara pada acara tersebut menyoroti tantangan yang dihadapi pembinaan olahraga tradisional, termasuk keterbatasan pengolahan data dan integrasi teknologi. Mereka mendorong agar pihak terkait mulai membangun kapasitas sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan informasi dengan tepat.

Implementasi Sports Intelligence tidak hanya soal memiliki perangkat teknologi, tetapi juga menuntut perubahan pola pikir dalam merancang program latihan, evaluasi atlet, dan strategi pertandingan.

Harapan dan Tantangan ke Depan

Peluncuran buku ini diharapkan menjadi langkah awal menuju perubahan pendekatan yang lebih ilmiah dan sistematis dalam pembinaan olahraga di Indonesia. Namun, para narasumber juga mengingatkan bahwa adopsi konsep baru membutuhkan dukungan berkelanjutan, baik dari lembaga, pelatih, maupun pengambil kebijakan.

Dengan memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan—termasuk lembaga olahraga, institusi pendidikan, dan media—konsep Sports Intelligence diharapkan dapat diimplementasikan secara bertahap sehingga memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan prestasi atlet.

Acara bedah buku di UNESA menutup sesi peluncuran dengan harapan bahwa buku tersebut menjadi referensi praktis bagi pengembangan pembinaan olahraga yang lebih modern dan adaptif terhadap dinamika kompetisi global.