PT Sarinah (Persero) membawa 43 brand lokal ke ajang MASA Singapore 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas kiprah pelaku industri kreatif Indonesia di kancah internasional. Kehadiran ini menempatkan produk dan karya Indonesia dalam rangkaian kegiatan yang menampilkan fesyen, desain, seni, kuliner, musik, hingga hospitality.

Acara yang mengusung tema A Movement Across Time tersebut menjadi medium untuk mempertemukan insan kreatif Indonesia dengan publik dan pelaku industri di Singapura. Partisipasi Sarinah hadir untuk membuka peluang pameran, kolaborasi, dan penguatan jaringan di luar negeri.
43 Brand Lokal dalam Sorotan Publik
Langkah Sarinah berangkat dari tujuan memperluas jangkauan pasar bagi usaha kreatif Indonesia. Dengan mengirimkan 43 brand lokal, perusahaan yang bergerak di bidang ritel strategis ini berharap dapat meningkatkan eksposur produk-produk karya anak bangsa kepada audiens internasional, termasuk pembeli, kurator, dan pelaku usaha di sektor kreatif.
Ragam sektor yang ditampilkan di MASA Singapore
Dalam rangkaian MASA Singapore, penyelenggaraan menampilkan berbagai disiplin seni dan industri kreatif. Fesyen, desain produk, seni rupa, kuliner, musik, serta sektor hospitality menjadi bagian dari program yang dirancang untuk menonjolkan keunikan dan kualitas kreasi Indonesia. Hal ini memberi ruang bagi 43 brand lokal untuk mempresentasikan identitas dan nilai budaya yang melekat pada produknya.
Manfaat partisipasi bagi pelaku industri kreatif
Partisipasi kolektif seperti yang dilakukan Sarinah menawarkan sejumlah manfaat bagi brand yang terlibat. Selain meningkatkan visibilitas, keterlibatan dalam acara internasional memungkinkan terjadinya pertukaran wawasan, potensi kerja sama lintas negara, dan kesempatan memperluas jaringan distribusi. Bagi pelaku kreatif, momen seperti ini juga dapat menjadi batu loncatan untuk memahami preferensi pasar global dan menyesuaikan strategi pemasaran.
Strategi mendukung ekspor dan kolaborasi
Upaya membawa 43 brand lokal ke event internasional merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mendukung ekspor serta membuka peluang kolaborasi. Kehadiran kolektif mempermudah akses ke forum bisnis, pameran, dan pertemuan yang bisa membuka jalan bagi penguatan rantai pasok serta kerjasama dengan mitra asing di berbagai bidang, termasuk ritel dan hospitality.
Kegiatan di luar negeri juga memberi kesempatan bagi brand untuk menguji respon pasar terhadap produk baru, serta memperkenalkan narasi budaya yang melekat pada desain dan konsep produk. Interaksi langsung antara pembuat dan pasar internasional akan menjadi tolok ukur untuk pengembangan produk lebih lanjut.
Partisipasi Sarinah di MASA Singapore 2026 menegaskan peranan institusi tersebut sebagai fasilitator bagi perkembangan industri kreatif lokal. Dengan mendorong 43 brand lokal tampil di panggung internasional, inisiatif ini diharapkan memberi dampak positif terhadap reputasi dan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Keterlibatan di acara berskala internasional juga menempatkan sektor kreatif Indonesia pada jalur yang lebih strategis untuk mengejar peluang ekspansi. Bagi brand-brand yang ikut serta, momentum ini dapat membuka pintu bagi peluang bisnis baru dan memperkuat posisi mereka di pasar regional maupun global.










